Arsip untuk Juli, 2008

GndmWng 15 [1\2] Eng Dub

Posted in 1 on 29 Juli 2008 by uchonrara

Selamat menikmati…….

Vodpod videos no longer available.

more about “GndmWng 15 [1\2] Eng Dub“, posted with vodpod

ROMUSHA DAN JUGUN IANFU

Posted in 1 on 29 Juli 2008 by uchonrara
Rakyat kelaparan dan dipaksa bekerja

Rakyat kelaparan dan dipaksa bekerja

PM Jepang Junichiro Koizami menyampaikan permintaan maaf yang mendalam atas kekejaman balatentaranya pada Perang Dunia II (1942-1945) yang mengakibatkan penderitaan rakyat di kawasan Asia. Permintaan maaf tersebut disampaikan saat bertemu Presiden RRC Hu Jintao di sela-sela KTT Asean 2005 di Jakarta.
Tampaknya, permintaan maaf itu tidak hanya ditujukan pada Cina dan Korea Selatan, tapi juga negara Asia termasuk Indonesia yang diduduki Jepang saat PD II. Akibat penjajahan Jepang selama tiga setengah tahun rakyat Indonesia mengalami penderitaan luar biasa.
Hubungan Jepang dengan Cina dan Korsel akhir-akhir ini memburuk. Pasalnya Jepang dianggap tidak jujur dengan menghilangkan kekejamaan militernya pada mata pelajaran di sekolah-sekolah saat menduduki kedua negara itu.
Demo-demo anti Jepang pun marak di kedua negara. Sejauh ini Korea Utara tidak mengajukan protes. Padahal ketika Jepang berkuasa di semenanjung Korea, kedua Korea (Utara dan Selatan) masih bersatu. Mereka baru terpisah setelah Perang Korea awal 1950-an.
Pada awal PD II Belanda dan sekutu-sekutunya tidak mampu menahan Blitzkrieg atau perang kilat Jepang yang prajuritnya bersemangat sangat tinggi. Dalam waktu tiga bulan, Inggris di Malaysia dan Birma (kini Myanmar), AS di Filipina, dan Belanda di Indonesia, bertekuk lutut pada Dai Nippon. Di Indonesia Jepang mendarat di Banten 5 Maret 1942 dan Belanda hanya dalam waktu singkat menyerah tanpa syarat. Kedatangan Jepang di Indonesia mula-mula dielu-elukan karena mereka berjanji akan membebaskan dan memberi kemerdekaan. Jepang menyebutkan dirinya sebagai ‘saudara tua’. Waktu itu tinggi badan orang Jepang lebih pendek dari kebanyakan orang Indonesia, sehingga mereka disebut bangsa kate.
Hanya di awal pendudukan, Jepang bersikap baik. Setelah itu mereka sangat kejam. Makanan, pakaian, barang, dan obat-obatan menghilang dari pasaran. Karena sulit pakaian, banyak rakyat memakai celana terbuat dari karung goni. Sedangkan wanita menggunakan kain dari karet yang panas menempel di tubuh. Hanya orang berada yang memiliki baju seadanya. Yang paling menyedihkan, rakyat sulit mendapat obat-obatan. Termasuk di rumah-rumah sakit. Mereka yang menderita koreng dan jumlahnya banyak sekali, sulit mendapatkan salep. Terpaksa uang gobengan di gecek dan ditemplok ke tempat yang sakit sebagai ganti perban.
Sepeda kala itu bannya terbuat dari karet, atau ‘ban mati’. Di sekolah-sekolah buku tulis terbuat dari kertas merang. Potlot dari arang, hingga sulit sekali menulis. Masa itu, banyak orang berebut makanan bekas di bak-bak sampah. Bila ada mayat di jalan tidak lagi mengagetkan. Jepang mengajarkan rakyat makan bekicot yang oleh orang Betawi disebut ‘kiong racun’. Radio yang hanya dimiliki beberapa gelintir orang disegel. Hanya boleh mendengarkan siaran pemerintah Dai Nippon. Ketahuan menyetel siaran luar negeri dapat hukuman berat. Orang akan bergidik bila mendengar Kempetai atau polisi militer Jepang.
Pada malam hari seringkali terdengar sirene kuso keho sebagai pertanda bahaya serangan udara dari tentara sekutu. Rakyatpun setelah memadamkan lampu cepat-cepat pergi ke tempat perlindungan. Di halaman rumah-rumah kala itu digali lobang untuk empat atau lima orang bila terdengar sirene bahaya udara.
Kekejeman Jepang itu pernah difilmkan dengan judul Romusha, istilah Jepang yang berarti pekerja paksa. Film produksi 1972 yang telah lolos sensor itu tidak beredar karena ditahan oleh Deppen. Alasannya, mengganggu hubungan Indonesia-Jepang. Pada masa Orba, kebijakan pemerintah sulit dilawan. Meskipun ada sedikit protes dari pihak perfilman, tapi Deppen yang mendapat perintah dari ‘atasan’ tidak meladeninya. Konon, larangan film tersebut, seperti dituturkan produsernya Julies Rofi’ie, atas tekanan pemerintah Jepang.
Ratusan ribu tenaga kerja romusha dikerahkan dari pulau Jawa ke luar Jawa, bahkan ke luar wilayah Indonesia. Mereka diperlakukan tidak manusiawi sehingga banyak yang menolak jadi romusha. Dan, Jepang pun menggunakan cara paksa: setiap kepala daerah harus menginventarisasikan jumlah penduduk usia kerja, setelah mereka dipaksa jadi romusha. Ribuan romusha dikerahkan ke medan pertempuran Jepang di Irian, Sulawesi, Maluku, Malaysia, Thailand, Burma dan beberapa negara lainnya. Banyak kisah-kisah sedih yang mereka alami di hutan belukar, hidup dalam serba kekurangan dan di tengah ancaman bayonet. Sampai kini masih banyak eks romusha korban PD II mengajukan klaim agar Jepang membayar konpensasi gaji mereka yang tidak dibayar selama jadi romusha.

Ianfu kekejaman terhadap wanita
Di samping romusha, yang juga menderita adalah para wanita Indonesia yang jadi
fujingkau atau iugun yanfu alias — perempuan pemuas seks tentara Jepang.
Nasib mereka difilmkan pada 1983 dengan sutradara Sjuman Djaya. Fatima (Jenny Rachman) merelakan dirinya sebagai pengganti putrinya yang hendak diperkosa serdadu Jepang. Bersama ratusan wanita lainnya, Fatima kemudian dikirim ke Malaysia sebagai pemuas nafsu serdadu yang kesepian. Berlainan dengan Romusha, film Budak Nafsu itu diperbolehkan beredar.
Seperti juga eks romusha, mereka yang pernah menjadi fujingkau atau iugun yanfu juga telah menuntut ganti rugi pada pemerintah Jepang atas penderitaan yang luar biasa, yang mereka alami selama PD II. Tapi, kalaupun sekarang mereka masih hidup, rata-rata usianya di atas 80 tahun.

Peristiwa 10 November 1945 – “Battle of Surabaya”

Posted in 1 on 29 Juli 2008 by uchonrara
Peperangan melawan penjajah di Soeroboyo

Peperangan melawan penjajah di Soeroboyo

Peristiwa 10 November 1945 atau dikenal sebagai “Battle of Surabaya” merupakan peristiwa sejarah perang antara Indonesia melawat Sekutu yakni Inggris dan Belanda. Lalu berpihak dimana Amerika?? Tidak terbantahkan lagi bahwa Inggris dan Belanda termasuk Australia (kelak berperan dalam agresi I dan II) adalah sekutu setia Amerika.
Pada 1 Maret 1942, tentara Jepang mendarat di Pulau Jawa, dan tujuh hari kemudian, tepatnya, 8 Maret, pemerintah kolonial Belanda menyerah tanpa syarat kepada Jepang. Sejak itu, Indonesia diduduki oleh Jepang.
Tiga tahun kemudian, Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu setelah dijatuhkannya bom atom (oleh Amerika Serikat) di Hiroshima dan Nagasaki.
Peristiwa itu terjadi pada Agustus 1945. Mengisi kekosongan tersebut, Indonesia kemudian memproklamirkan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Sebelum dilucuti oleh sekutu, rakyat dan para pejuang Indonesia berupaya melucuti senjata para tentara Jepang. Maka timbullah pertempuran-pertempuran yang memakan korban di banyak daerah. Ketika gerakan untuk melucuti pasukan Jepang sedang berkobar, tanggal 15 September 1945, tentara Inggris mendarat di Jakarta, kemudian mendarat di Surabaya pada 25 Oktober. Tentara Inggris didatangkan ke Indonesia atas keputusan dan atas nama Sekutu, dengan tugas untuk melucuti tentara Jepang, membebaskan para tawanan yang ditahan Jepang, serta memulangkan tentara Jepang ke negerinya. Tetapi, selain itu, tentara Inggris juga membawa misi mengembalikan Indonesia kepada pemerintah Belanda sebagai jajahannya.NICA (Netherlands Indies Civil Administration) pun membonceng. Itulah yang meledakkan kemarahan rakyat Indonesia di mana-mana.
Di Surabaya, dikibarkannya bendera Belanda, Merah-Putih-Biru, di Hotel Yamato, telah melahirkan Insiden Tunjungan, yang menyulut berkobarnya bentrokan-bentrokan bersenjata antara pasukan Inggris dengan badan-badan perjuangan yang dibentuk oleh rakyat. Bentrokan-bentrokan bersenjata dengan tentara Inggris di Surabaya, memuncak dengan terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, (pimpinan tentara Inggris untuk Jawa Timur), pada 30 Oktober.
Setelah terbunuhnya Brigadir Jenderal Mallaby, penggantinya (Mayor Jenderal Mansergh) mengeluarkan ultimatum yang merupakan penghinaan bagi para pejuang dan rakyat umumnya. Dalam ultimatum itu disebutkan bahwa semua pimpinan dan orang Indonesia yang bersenjata harus melapor dan meletakkan senjatanya di tempat yang ditentukan dan menyerahkan diri dengan mengangkat tangan di atas. Batas ultimatum adalah jam 6.00 pagi tanggal 10 November 1945.
Ultimatum tersebut ditolak oleh Indonesia. Sebab, Republik Indonesia waktu itu sudah berdiri (walaupun baru saja diproklamasikan), dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) sebagai alat negara juga telah dibentuk.
Selain itu, banyak sekali organisasi perjuangan yang telah dibentuk masyarakat, termasuk di kalangan pemuda, mahasiswa dan pelajar. Badan-badan perjuangan itu telah muncul sebagai manifestasi tekad bersama untuk membela republik yang masih muda, untuk melucuti pasukan Jepang, dan untuk menentang masuknya kembali kolonialisme Belanda (yang memboncengi kehadiran tentara Inggris di Indonesia).
Pada 10 November pagi, tentara Inggris mulai melancarkan serangan besar-besaran dan dahsyat sekali, dengan mengerahkan sekitar 30 000 serdadu, 50 pesawat terbang, dan sejumlah besar kapal perang.
Berbagai bagian kota Surabaya dihujani bom, ditembaki secara membabi-buta dengan meriam dari laut dan darat. Ribuan penduduk menjadi korban, banyak yang meninggal dan lebih banyak lagi yang luka-luka. Tetapi, perlawanan pejuang-pejuang juga berkobar di seluruh kota, dengan bantuan yang aktif dari penduduk.
Pihak Inggris menduga bahwa perlawanan rakyat Indonesia di Surabaya bisa ditaklukkan dalam tempo 3 hari saja, dengan mengerahkan persenjataan modern yang lengkap, termasuk pesawat terbang, kapal perang, tank, dan kendaraan lapis baja yang cukup banyak.
Namun di luar dugaan, ternyata perlawanan itu bisa bertahan lama, berlangsung dari hari ke hari, dan dari minggu ke minggu lainnya. Perlawanan rakyat yang pada awalnya dilakukan secara spontan dan tidak terkoordinasi, makin hari makin teratur. Pertempuran besar-besaran ini memakan waktu sampai sebulan, sebelum seluruh kota jatuh di tangan pihak Inggris.

Rakyat indonesia melawan sekutu sekutunya

Peristiwa berdarah di Surabaya ketika itu juga telah menggerakkan perlawanan rakyat di seluruh Indonesia untuk mengusir penjajah dan mempertahankan kemerdekaan. Banyaknya pejuang yang gugur dan rakyat yang menjadi korban ketika itulah yang kemudian dikenang sebagai Hari Pahlawan. (wiki)

Peristiwa 10 November – Pertempuran Surabaya / Battle of Surabaya
Bagian dari Perang Kemerdekaan Indonesia

Indonesia melawan Britania Raya – Belanda
Tanggal 27 Oktober – 20 November, 1945
Lokasi Surabaya, Indonesia

Profil : Proklamator RI

Posted in 1 on 29 Juli 2008 by uchonrara
Tokoh Nasionalis RI

Tokoh Nasionalis RI

Nama:
Ir. Soekarno
Nama Panggilan:
Bung Karno
Nama Kecil:
Kusno.
Lahir:
Blitar, Jatim, 6 Juni 1901
Meninggal:
Jakarta, 21 Juni 1970
Makam:
Blitar, Jawa Timur
Gelar (Pahlawan):
Proklamator
Jabatan:
Presiden RI Pertama (1945-1966)

Bapak Proklamator RI

Bapak Proklamator RI

Nama:
Dr Mohammad Hatta
(Bung Hatta)
Lahir:
Bukittinggi, 12 Agustus 1902
Wafat:
Jakarta, 14 Maret 1980
Istri:
Rahmi Rachim (alm)
Anak:
Meutia Farida
Gemala
Halida Nuriah
Gelar Pahlawan:
Pahlawan Proklamator RI tahun 1986

Pendidikan:
Europese Largere School (ELS) di Bukittinggi, 1916
Meer Uirgebreid Lagere School (MULO) di Padang, 1919
Handel Middlebare School (Sekolah Menengah Dagang) di Jakarta, 1921
Nederland Handelshogeschool di Rotterdam, Belanda (dengan gelar Drs), 1932

Kegiatan:
Bendahara Jong Sumatranen Bond, di Padang, 1916-1919
Bendahara Jong Sumatranen Bond, di Jakarta, 1920-1921
Ketua Perhimpunan Indonesia di Belanda, 1925-1930
Wakil delegasi Indonesia dalam gerakan Liga Melawan Imperialisme dan Penjajahan, di Berlin, 1927-1931
Ketua Panitia Pendidikan Nasional Indonesia (PNI Baru), 1934-1935
Kepala Kantor Penasihat pada pemerintah Bala Tentara Jepang, April 1942
Anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan, Mei 1945
Wakil Ketua Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia, 7 Agustus 1945
Proklamator Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945
Wakil Presiden RI pertama, 18 Agustus 1945
Wapres merangkap Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan, Januari 1948-Desember 1949
Ketua Delegasi Indonesia pada Konferensi Meja Bundar di Den Haag dan menerima penyerahan kedaulatan dari ratu Juliana, 1949
Wapres merangkap Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Kabinet RIS, Desember 1949-Agustus 1950
Mengundurkan diri dari jabatan Wapres, 1 Desember 1956
Dosen di Sesko AD, Bandung, 1951-1961
Dosen di UGM, Yogyakarta, 1954-1959
Penasihat Presiden dan Penasihat Komisi IV tentang masalah korupsi, 1969
Ketua Panitia Lima yang bertugas memberikan perumusan penafsiran mengenai Pancasila, 1975

Menghindari Penyakit Lupa Ingatan

Posted in 1 on 29 Juli 2008 by uchonrara

Terkadang seseorang sering mengalami penurunan daya ingat. Apalagi jika orang itu dibentengi oleh kegiatan yang sangat padat. Kelelahan seseorang di tengah aktifitasnya ternyata dapat mempengaruhi kinerja daya otak. Oleh karena itu banyak orang yang berusaha untuk mengoptimalkan kinerja otak mereka dengan berolahraga ataupun mengkonsumsi berbagai multivitamin yang dapat membantu meningkatkan daya ingat.

Ada 3 hal yang mempengaruhi daya ingat seseorang, antara lain :

1. Pengaruh Fisik

Olahraga secara teratur, dapat meningkatkan daya ingat, kreatifitas dan mood seseorang, karena sel otak bisa terangsang untuk terus tumbuh dan berkembang. Selain itu, olahraga juga bisa melancarkan aliran darah ke otak yang membawa oksigen dan nutrisi ke otak

Pada pertemuan Society For Neuroscience di Montreal dibuktikan bahwa orang yang melakukan jogging secara rutin mampu belajar, bekerja dan mengingat lebih baik daripada orang yang tidak melakukan jogging.

Bagi yang tidak menyukai olahraga atau tidak memiliki waktu yang banyak, sempatkan saja berjalan kaki selama 20 – 30 menit untuk membantu meningkatkan kemampuan otak.

Teknik relaksasi dapat membantu meningkatkan kinerja daya otak seperti yoga dan meditasi.

Tidur malam yang cukup juga akan membuat ingatan cukup kuat.

2. Pengaruh Musik

– The Mozart Effect merupakan hasil penelitian mengenai karya musik yang dikomposisikan oleh WOLFGANG AMADEUS MOZART. Penelitian tersebut menyatakan bahwa komposisi musik dari komponis asal Austria ini mampu meningkatkan kinerja otak karena musik klasik memiliki irama yang variatif sehingga cenderung memancing otak untuk bereaksi.

– Penelitian yang dilakukan McGill University di Montreal membuktikan bagaimana rhytim, melody dan harmony dapat meningkatkan daya ingat.

– Lalu bagaimana dengan musik rock, pop atau hip hop? Asalkan iramanya menghentak, bervariasi dan membuat semangat, ternyata juga bisa memicu kerja otak.

3. Pengaruh Nutrisi Makanan

Ikan sangat baik di konsumsi, karena selain mengandung protein, juga kaya akan omega 3. Zat omega 3 berfungsi untuk mempertahankan kesehatan otak dan mengatur aktifitas neurotransmitter ( pengantar rangsangan otak )

Telur mengandung zat kaolin, zat besi, protein, magnesium serta zinc yang kesemuanya berfungsi untuk meningkatkan daya ingat.

Vitamin B kompleks juga berpengaruh terhadap daya ingat. Sumber vitamin B kompleks terdapat kacang – kacangan seperti kacang hijau, kacang merah, kacang kedelai dan buncis

Hindari rokok dan alkohol karena bisa menurunkan daya ingat

Kesulitan menghafal? Coba saja membaca buku sambil mengunyah permen karet, karena rahang bawah mulut yang terus bergerak akan ikut mempengaruhi reaksi otak sehingga memicu kinerja otak lebih cepat, dengan demikian memori otak dapat mengakses informasi dengan baik.

IBM Kembangkan Sistem Pendingin 3D dengan Air

Posted in 1 on 25 Juli 2008 by uchonrara

Zurich (Swiss) – Mengapa harus menggunakan semikonduktor dengan cairan pada permukaannya jika anda bisa menggunakan air di dalamnya? IBM percaya kalau konsep “sungai kecil” di antara susunan chip bukan hanya mengembangkan hukum Moore, tetapi juga bergerak menuju “pusat data hijau”, yaitu dengan mengurangi penggunaan energi yang dibutuhkan oleh komputer.

Para peneliti IBM di Zurich dan Institut Fraunhofer di Berlin, Jerman, telah menelurkan sebuah ide menarik untuk mendinginkan chip komputer sambil memanfaatkan panas yang dihasilkan aplikasi lainnya. Daripada mengaplikasikan teknologi pendingin belakang yang tradisional, IBM berpikir kalau mengalirkan air di antara susunan silikon tersebut jauh lebih baik.

Penumpukan silikon telah didiskusikan sebagai teknologi mendatang untuk menjadikan semikonduktor yang lebih efisien. Para insinyur IBM juga berpikir kalau lebih baik menumpuk chip daripada menempatkannya bersebelahan satu sama lain karena teknik ini bisa menghemat tempat sekaligus meningkatkan kecepatan koneksi antar chip yang berbeda. Selain itu, struktur yang demikian bisa mengurangi panas dalam jumlah besar, di mana hal tersebut bisa dijelaskan oleh jarak yang dekat antara satu unit dan unit lainnya.

Menurut IBM, susunan yang demikian atau chip 3D bisa memiliki “hampir 1 kilowatt pengurangan panas atau 10x lebih hebat daripada panas yang dihasilkan oleh piringan panas dalam area seluas 4 cm persegi dan ketebalan sekitar 1 mm.”

Para insinyur IBM menemukan kalau dengan menumpuk chip-chip satu sama lain bisa meningkatkan kecepatan prosesor untuk memproses data. Menurut ketua proyek di laboratorium IBM di Zurich, Thomas Brunschwiller, dalam proses untuk menggali potensi penumpukan chip 3D yang berkinerja tinggi, mereka membutuhkan pendingin di antara setiap lapis. Thomas berkata kalau sampai sekarang, belum ada seorang pun yang bisa mendemonstrasikan solusi untuk masalah ini.

Walaupun begitu, IBM percaya kalau mereka telah menemukan solusi yang memungkinkan untuk mendinginkan chip 3D. Thomas dan timnya mengalirkan air melalui pipa setipis rambut manusia (50 micron) di antara lapisan chip untuk menghilangkan panas secara efisien langsung dari pusatnya. Kinerja sistem pendingin diperkirakan sekitar 180 watt per cm² per lapisan untuk tumpukan dengan tipikal area 4 cm².

Menurut IBM, setiap lapisan pendingan berukuran hanya 100 micron untuk tingginya dan memiliki 10.000 penghubung vertikal. Rumitnya sistem ini menjadi jelas jika anda berpikir tentang fakta kalau air tidak bisa melakukan kontak langsung dengan sirkuit.

Para ahli sendiri menekankan kalua struktur tersebut sama rumitnya dengan “otak manusia”, di mana jutaan saraf dan neuron untuk transmisi sinyal tercampur namun tidak mengganggu dengan puluhan ribu pembuluh darah untuk mendinginkan dan menyediakan energi, semuanya dalam volume yang sama.

Masuk Sekolah Baru …

Posted in 1 on 23 Juli 2008 by uchonrara

Ada perubahan mendasar kebijakan pemerintah saat ini dalam pembiayaan lembaga pendidikan negeri. Perubahan pengalokasian dana yang signifikan tertuang dalam kebijakan tersebut, mulai dari prosesi penerimaan siswa baru sampai penyediaan dana untuk peningkatan sarpras di sekolah-sekolah negeri.

Kebutuhan akan sarana fisik penunjang KBM disediakan demi terlaksananya amanat Undang-undang dan tuntutan peningkatan layanan terhadap peserta didik yang notabene merupakan tunas-tunas bangsa yang kelak akan mengelola republik ini.

Tapi ironisnya masih saja di sekitar kita ada sekelompok masyarakat yang tidak dapat masuk ke dalam sistem pendidikan hanya karena mereka tidak lolos seleksi dan bahkan ada yang terang-terangan melakukan seleksi ekonomi. Apakah jangkauan kebijakan pemerintah tidak menyentuh lembaga-lembaga pendidikan seperti ini? atau lembaga-lembaga ini tidak tahu bahwa pemerintah sudah menyediakan dana untuk operasional sekolahnya (negeri)? Atau dana dari pemerintah dianggap masih kurang? Atau dana yang dialokasikan sengaja “disimpangkan” untuk kepentingan selain pendidikan ?

Kalau proses prekrutannya saja sudah diwarnai oleh berbagai ketidakjelasan dan penyimpangan, bagaimana proses KBM-nya ? dan bagaimana hasilnya kelak ?

Ironis memang, kalau dana yang digelontorkan oleh pemerintah untuk kepentingan pendidikan yang luas hanya dinikmati oleh segelintir anak bangsa saja.

Ketika seorang anak bangsa ikhlas masuk ke dalam sistem pendidikan yang dirancang dan selalu diperbarui oleh para pakar serta dilaksanakan dengan ikhlas pula oleh para tenaga pendidik seyogyanya tidak dipersulit prosesnya oleh siapapun, karena kelak merekalah yang akan memikul tanggungjawab keberlangsungan bangsa dan negara ini.

Sudah saatnya kita menyadari dengan sesadar-sadarnya bahwa kita semua memiliki masa yang dibatasi oleh usia, fana, dan suatu saat peran kita akan digantikan oleh mereka… maka mudahkanlah mereka melangkah ke sekolah barunya.

%d blogger menyukai ini: